Selasa, 14 Juli 2020

HIKMAH


Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Thabrani dari Jarir bin Abdillah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

من قرأ قل هو الله احد حين يدخل منزله نفت الفقر عن اهل ذلك المنزل والجيران

Barangsiapa membaca qul huwallahu ahad (surah Al-Ikhlas) ketika memasuki rumahnya, maka kefakiran akan hilang dari penghuni rumah tersebut dan dari tetangganya.

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa di antara keutamaan membaca surah Al-Ikhlas saat masuk rumah adalah diberikan kelimpahan rezeki.

Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Madini dari Sahl bin Sa’ad, dia berkata;

شكا رجل إلى رسول الله – صلى الله عليه وسلم – الفقر وضيق المعيشة ؛ فقال له رسول الله – صلى الله عليه وسلم – : إذا دخلت البيت فسلم إن كان فيه أحد ، وإن لم يكن فيه أحد فسلم علي ، واقرأ قل هو الله أحد مرة واحدة ففعل الرجل فأدر الله عليه الرزق ، حتى أفاض على جيرانه

Ada seseorang yang mengadu kepada Rasulullah Saw mengenai kefakiran dan kesulitan ekonominya.

Kemudian Rasulullah berkata kepadanya;

“Jika kamu masuk rumah, maka ucapkanlah salam jika ada seseorang di dalamnya.

Jika tidak ada seseorang, maka ucapkanlah salam padaku

Assalamu'alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakatuh,

Assalamu'alainaa wa 'alaa ibaadillaahis sholihiin

Dan bacalah qul huwallahu ahad satu kali.

Lantas ia mengerjakan (sebagaimana perintah Rasulullah Saw).

Tak lama kemudian Allah memberikan banyak rezeki kepadanya hingga melimpah kepada tetangganya".

Wallahu a'lam

HEBATNYA SEDEKAH

Alkisah:

Pada suatu hari ada seorang pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam...

Pengemis itu berkata: "Ya Rasulullah saya ingin meminta sedekah."

Rasulullah bersabda:
"Wahai Aisyah berikan baju itu kepada pengemis itu".

Sayyidah Aisyah pun melaksanakan perintah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar:

"Siapa yang mau membeli baju Rasulullah?"

Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang dipasar, semua ingin membelinya.

Diantara mereka ada seseorang yang buta tapi kaya, mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya:

“Jika kamu berhasil mendapatkan baju itu, maka kamu nanti merdeka”.

Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya.

Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

Alangkah gembiranya si buta tersebut...,

Dengan memegang baju Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu, orang buta tersebut kemudian berdo'a :

“Yaa Rabb dengan haq Rasulullah dan berkat baju yang suci ini, kembalikanlah pandanganku... ".

Maka dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

Keesokan harinya, ia pun pergi menghadap Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan penuh gembira dan berkata:

"Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku... ".

Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya, padahal biasanya Rasulullah jarang sekali tertawa seperti itu...

Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda kepada Sayyidah Aisyah:

"Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan izin dan berkahNya, ia telah mengkayakan orang yang miskin, menyembuhkan yang buta, memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

Sabtu, 20 Juni 2020

TATA CARA SHOLAT GERHANA MATAHARI


1. Niat sholat gerhana

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

Arab-latin:
Ushalli sunnatan-likusuufi-syamsi imaaman/makmuman lillali ta'ala

Artinya:
Saya niat sholat sunah gerhana matahari sebagai imam atau makmum karena Allah semata

2. Takbiratul Ihram

3. Membaca do'a iftitah yang dilanjutkan Al-Fatihah dan surat lain (Asy Syams) dan suara jahar

4. Rukuk sambil memanjangkannya dengan memperbanyak bacaan tasbihnya (40×)

5. Bangun dari ruku dan kembali membaca Al-Fatihah dan surat lain (Al Layl)

7. Kembali ruku yang kedua bacaannya agak pendek dari yang pertama

7. Itidal

8. Sujud yang lamanya seperti ruku diatas

dilanjutkan duduk di antara dua sujud serta sujud kembali

9. Bangun dari sujud dan mengerjakan rakaat kedua dengan bacaan dan gerakan seperti sebelumnya namun sedikit lebih sinkat

10. Salam

Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jam'ah yang berisi anjuran meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta memperbanyak amal shaleh dan bersedekah.

Disamping mengerjakan sholat, ketika terjadi dan melihat sholat gerhana matahari disunnahkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar dan doa selama peristiwa gerhana.

Selasa, 09 Juni 2020

MENYADARI KESALAHAN


Manusia itu biasanya merasa dirinya benar, seharusnya pola pikirnya di balik bahwa sebenarnya setiap manusia punya andil dalam setiap kesalahan. Orang kan selalu merasa dirinya yang paling benar dan paling baik. Kita seharusnya sadar bahwa setiap orang ketika ada kesalahan, maka dia juga turut serta dalam kesalahan itu, dan ikut ambil saham dalam kesalahan itu.

Kita seharusnya tidak menghakimi kesalahan orang lain dan haruslah sadar bahwa kita sangat mungkin melakukan kesalahan. Percayalah bahwa kamu mungkin salah, itu efeknya luar biasa. Hari ini kita kadang-kadang agak sumpek melihat orang yang mengklaim bahwa dirinya yang paling benar atau yang paling baik.Sadarilah bahwa kita mungkin salah dan kita mungkin keliru, Itu akan lebih baik. Jangan terlalu percaya padaku, aku ya mungkin salah.

Manusia itu biasanya cenderung mengakui bahwa aku yang benar, ini yang nantinya sering menjadi sumber masalah. Karena aku merasa aku benar, lalu kamu juga merasa kamu benar. Itu jika yang dipercaya sama, namun isinya beda yang terjadi adalah konflik. Berbeda jika pola pikirnya di balik, aku mungkin salah, kamu juga merasa aku juga mungkin salah. Ini akan lebih kondusif.

Setiap manusia adalah kasus khusus dan edisi terbatas. Setiap orang merasa dirinya istimewa. Orang itu kalau disuruh jujur, pasti merasa aku ini istimewa, aku ini luar biasa, siapapun dia. Lalu selalu protes tentang sesuatu yang tidak sesuai dengan kebenaran yang diyakini. Bahkan demi dianggap istimewa, paling benar dan paling baik, kadang-kadang bisa menyalahkan seluruh manusia, surga bahkan Allah.

Dalam rangka menunjukkan bahwa aku ini khusus, aku ini harus dibela, dan aku ini bersih. Jarang orang merasa bahwa dirinya biasa-biasa saja, itu biasanya basa - basi. Jarang sekali orang yang merasa dirinya jelek. Pasti kamu merasa istimewa, pasti selalu ada tambahannya.Kalau kamu menyebut dirimu jelek kan biasanya ada tambahannya jelek - jelek begini saya itu ... Kan pasti ada belakangnya, tidak  pernah saya jelek titik. Pasti jelek - jelek gini pasti gitu.

Makanya kalau ada yang tanya kamu ganteng apa jelek? Pasti kan jawabnya kalau saya sih memang tidak ganteng cuma limited edition, tidak ada lagi yang seperti saya, itu kan setiap orang merasa istimewa dan biasanya selalu komplain itu bahasanya Al - Quran kan.
إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا
Takdirnya kan begini, jadi mau apa lagi. Itu kan namanya menyalahkan Maha Pemberi Takdir. Jadi itulah cirinya, bahwa manusia itu kebanyakan merasa dirinya bersih, Disitulah bahayanya.

Manusia itu komplain terus, terus merasa benar, merasa bersih, bahkan demi semua itu, keistimewaan dirinya, kebersihan dirinya, kadang-kadang menyalahkan semua orang atau bahkan sampai menyalahkan surga kalo disitu, ya menyalahkan Allah.


Salam Hamdallah.
Mr.Aribcc
Blog http://arisukristi.blogspot.com
IG : mr.ari.bcc
Youtube : mr.aribcc


Minggu, 31 Mei 2020

CARA MEMANDANG NASIB



Dahulu kala, ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat indah dan gagah..

Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu dan menawarkan harga yg sangat tinggi..

Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya.. Teman-temannya menyayangkan dan mengejek karena dia tidak menjual kudanya..

Keesokan harinya, kuda itu hilang dari kandang nya..

Maka teman-temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal kalau kemarin kamu jual, kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang.."

Si petani miskin hanya diam saja tanpa komentar...

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali , bersama 5 ekor kuda liar lainnya..

Lalu teman-temannya berkata : Wah Beruntung sekali nasibmu, ternyata perginya kudamu membawa keberuntungan.."

Si petani  tetap hanya diam saja..

Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka terjatuh dan kakinya patah..

Teman-temannya berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah.."

Si petani tetap diam tanpa komentar..

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan..

Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami.."

Si petani kemudian berkomentar :

"Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek..

Semuanya adalah suatu rangkaian proses yg belum selesai...

Syukuri dan terima keadaan yg terjadi saat ini.. Apa yang kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok..

Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok..

Tetapi yang pasti, ALLAH paling tahu yang terbaik buat kita...

Bagian kita adalah, mengucapkan syukur dalam segala hal, sebab itulah yg dikehendaki ALLAH di dalam hidup kita ini..

Jalan  yg dibentangkan ALLAH belum tentu yg tercepat, bukan pula yg termudah.. tapi sudah pasti yang terbaik..."

SELAMAT HARI RAYA KETUPAT


KUPAT LEPET merupakan tradisi yang diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga pada masyarakat Jawa.

Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BA'DA, yaitu :

1. BA'DA IDUL FITRI dan
2. BA'DA KUPAT yang diadakan seminggu sesudah Lebaran IDUL FITRI (hari ini)

Arti Kata Ketupat.

Dalam filosofi Jawa, ketupat memiliki makna khusus.

Ketupat atau KUPAT merupakan kependekan dari

1. Ngaku Lepat artinya mengakui kesalahan. dan

2. Laku papat. artinya empat tindakan

Ngaku Lepat.

Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.

Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain.

Laku Papat :

1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.

Lebaran (Lebar)

Sudah usai, menandakan berakhirnya waktu puasa.

Luberan (Luber)

Meluber atau melimpah, ajakan bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah.

Leburan (Lebur)

Sudah habis dan lebur. Maksudnya dosa dan kesalahan akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

Laburan (Labur)

Berasal dari kata labur, dengan kapur yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun pemutih dinding.

Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batinnya.

FILOSOFI KUPAT – LEPET

KUPAT

Kenapa mesti dibungkus janur?

Janur, diambil dari bahasa Arab Ja’a nur yang memiliki makna (datang cahaya).

Bentuk fisik kupat yang segi empat ibarat hati manusia.

Saat orang sudah mengakui kesalahannya maka hatinya seperti kupat yang dibelah, pasti isinya putih bersih, hati yang tanpa iri dan dengki. Kenapa? karena hatinya sudah dibungkus cahaya (ja’a nur).

LEPET

Lepet = silep (tutup) kang rapet.

Mangga dipun silep ingkang rapet, mari kita kubur/tutup yang rapat.

Jadi setelah ngaku lepat, meminta maaf, menutup kesalahan yang sudah dimaafkan, jangan diulang lagi, agar persaudaraan semakin erat seperti lengketnya ketan dalam lepet.

Sabtu, 30 Mei 2020

ILMU YANG TAK BERMANFAAT


Adakalanya kita ingin mendapatkan curahan ilmu dan sangat haus terhadap ilmu pengetahuan, namun saat kamu menuntut ilmu guna bersaing, mengalahkan teman sejawat, meraih simpati orang atau yang sifatnya keduniaan maka sebenarnya kamu sedang berusaha menghancurkan keyakinanmu, membinasakan dirimu dan menjual keabadian dengan dunia. Sangatlah disayangkan apabila terminal terakhir dari ilmumu hanyalah dunia, dan kalau memang tujuan dari ilmumu tadi adalah itu semua, berarti kamu juga sedang menistakan gurumu. Karena itu berarti gurumu yang telah membantumu dalam berbuat keburukan itu.

Gurumu seperti orang yang menjual pedang bagi perompak jalanan.  Jadi kalau kamu melakukan keburukan dengan ilmumu, kamu tidak hanya sedang menghinakan dirimu saja tapi sedang menghinakan guru-gurumu juga. Karena ilmu itu dasarnya berasal dari guru-gurumu. Jadi kalau hari ini kamu sudah pintar dan kepintaranmu dipakai untuk menipu orang, untuk menyusahkan orang, untuk memamerkan serta menyombongkan dirimu, itu sama saja kamu sedang menggunakan senjata dari gurumu. Maka marilah kita menanta ulang niat kita agar tidak melecehkan guru – guru kita.

Memanfaatkan ilmu untuk dunia itu memang diperbolehkan, asalkan bukan merupakan terminal terakhir. Biarkan saja nanti efeknya datang sendiri. kalau kamu pintar, sepatutnya kamu akan terkenal dan dikenal. Jika niat dan maksudmu dalam menuntut ilmu untuk mendapatkan petunjuk bukan sekedar mengetahui kisah, maka berbahagialah. Mengetahui kisah itu berhenti pada ilmu dan tidak ada kelanjutannya, padahal setiap ilmu itu harusnya jadi petunjuk untuk menuntunmu semakin dekat dengan kebenaran.

Kalau hanya belajar tentang kisah biasanya hanya untuk pamer dan  hanya untuk tujuan keduniaan. Tidak membuka matamu serta tidak membuatmu tercerahkan. Sesungguhnya kalau memang yang kita cari adalah petunjuk, itulah nanti yang disebutkan tentang keutamaan ilmu. Bahwa  sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya untukmu saat engkau berjalan dan ikan-ikan di laut memintakan ampunan bagimu manakala kau berusaha. Tetapi kamu harus tahu sebelumnya bahwa petunjuk merupakan buah daripada ilmu. Jadi prosesnya adalah kita memiliki wawasan, memiliki ilmu, kemudian ilmu itu menjadi petunjuk atau tidak untuk hidup kita. Ilmu itu menjadi petunjuk dan pencerahan untuk kita atau malah membuat kita jauh dari kebenaran.

Maka carilah ilmu terlebih dahulu kemudian barulah petunjuk akan datang. Itulah salah satu cara mengelola ilmu agar menjadi jalan untuk semakin dekat dengan kebahagiaan.


Salam Hamdallah.
Mr.Aribcc
Blog http://arisukristi.blogspot.com
IG : mr.ari.bcc
Youtube : mr.aribcc